Selasa, 09 Desember 2008

Siang ini saya membuka HP yang telah semalam dan pagi tadi tidak kusentuh. Ada 1 Missed Call yang masuk,dan itu adalah nomor pimpinan kantor dimana saya bekerja. Karuan saja,saya salah tingkah dan merasa bersalah karena tidak menjawab panggilan teleponnya. Segera saja saya balik SMS untuk mengetahui hal apa yang dikehendakinya.
Sehabis maghrib,saya termenung. Jika saja, panggilan seorang pimpinan,yang notabene adalah manusia juga, bisa membuat saya salah tingkah dan merasa bersalah karena mengabaikannya. Bagaimana jika yang memanggil itu adalah ALLAH, Tuhan seru sekalian Alam? Seringkali saya merasa cuek,dan tidak menyegerakannya. Ada saja alasan saya untuk tidak segera menyahut panggilanNya. Dan detik itulah saya tersadar betapa hinanya diriku.

Selamat Iedul Qurban, semoga diberi keleluasaan untuk terus berbagi.

Tidak ada komentar: